TEKNIK PERSIDANGAN
Pada dasarnya, ada empat tahapan yang dapat
dilalui dalam sebuah persidangan/ diskusi agar menghasilkan kesimpulan atau
keputusan antara lain adalah :
1.
Tahapan
Ide Atau Gagasan.
Agar jelas apa yang
hendak dibicarakan, seorang pimpinan diskusi atau sidang harus menjelaskan
terlebih dahulu persoalan yang sesungguhnya yang akan dibahas, dilengkapi
dengan beberapa pemecahanya sebagai gagasan awal yang ditawarkan. Agar lebih
dapat dihayati oleh peserta rapat atau diskusi, biasanya akan lebih baik
peserta diberi Draft atau Makalah atau Rencana Keputusan. Meskipun demikian,
penjelasan lisan tetap dibutuhkan, sebab ada orang yang lebih senang
mendengarkan daripada membaca.
2.
Tahapan
Tanggap Terhadap Ide Atau Gagasan
Kemudian ditanggapi,
para peserta memiliki kebebasan untuk mendialogkan gagasannya sesuai dengan
latar belakang dan rujukan yang digunakan, pimpinan sidang atau diskusi tidak
perlu kaget, jika muncul gagasan-gagasan yang ada di luar pembahasan. Disitulah
pentingnya kecermatan pimpinan.
3.
Tahapan
Polarisasi
Ini merupakan tugas
seorang pimpinan sidang atau diskusi, dari perbedaan-perbedaan sudut pandang
yang digunakan oleh peserta, pimpinan diskusi punya kepentingan mengiringi
setiap perbedaan yang muncul, dan diarahkan pada suatu persoalan yang sesuai
dengan target suatu sidang. Misal dalam pembahasan tentang cara apa yang paling
efektif dalam menanggulangi bencana alam di pedesaan terpencil yang jauh dari
jalan raya, muncul sejumlah pendapat yang berbeda-beda. Perbedaan-perbedaan itu
kemudian dikelompokan untuk selanjutnya diambil kesimpulan yang paling mungkin.
4.
Tahapan
Kesimpulan
Tahapan ini akan
mudah dilakukan jika ketiga tahapan sebelumnya dilalui secara efektif.
Seringkali tahapan kesimpulan ini dianggap sebagai tahap yang sulit, karena ketika
pimpinan sidang merasa sulit menyimpulkan pembahasan besar kemungkinan pimpinan
itu melalui tahapan-tahapan tersebut diatas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar