Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 30 Desember 2014

PERAN PESERTA DAN PIMPINAN SIDANG



PERAN PESERTA DAN PIMPINAN
Yang terlebih dahulu dimiliki setiap peserta sidang adalah memiliki sikap mentalitas keterbukaan jiwa, obyektivitas serta bersedia bermusyawarah. Dalam sikap seperti itu, peserta akan memiliki kecenderungan untuk bermain bersama dan bekerjasama. Untuk memelihara peran tersebut, maka peserta harus memperhatikan tugas-tugas sebagai berikut:
1.      Mengikuti kegiatan dengan teratur serta mendengarkan, memperhatikan serta menganalisa pendapat orang lain. Menjadi pendengar yang baik, kadang-kadang lebih sulit dari pada pembicara yang baik.
2.      Aktif menyampaikan pendapat, ide, gagasan, ataupun informasi dengan alasan-alasan yang logis, baik dalam bentuk dukungan ataupun sanggahan terhadap pendapat orang lain.
3.      Memusatkan arah pembahasan pada tujuan sidang serta mencegah kemungkinan-kemungkinan terjadinya pepecahan pendapat sehingga pembahasan menjadi terlalu luas dan menyimpang dari tujuan diskusi/sidang. Usaha ini bertujuan agar tidak terlalu sulit dalam menyimpulkan keputusan bersama.
Peran pimpinan sidang sangat penting yaitu merangsang sidang sesuai dengan rencana yang sudah dipersiapkan dan sesuai dengan pola proses keberlangsungan tertentu. Untuk melihat peran tersebut, maka pimpinan sidang harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
1.      Menjamin setiap peserta mengerti masalah yang sedang dibahas.
2.      Menjamin setiap pendapat peserta untuk dapat dipahami oleh seluruh peserta lainnya.
3.      Tidak berpihak pada salah satu pendapat yang bertentangan, serta sekaligus memperingatkan peserta yang menyimpang dari inti permasalahan yang sedang dibahas.
4.      Menjamin setiap peserta untuk dapat menyampaikan pendapatnya dan mengusahakan agar situasi berjalan dengan baik dan suasana menjadi hidup.
5.      Menyimpulkan dan merumuskan pendapat-pendapat yang telah disepakati bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar